Walau di Pimpin Profesor,Kabupaten Gorontalo Masih Rendah Inovasi,Roman Nasaru Prihatin..!

roman nasaru kabupaten gorontalo

Roman Nasaru , Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Photo : Beritaline.id

EDITORIAL REDAKSI:

Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia Telah Merilis Hasil Penilaian Tentang Kinerja Daerah-Daerah diseluruh Indonesia Dalam Hal Inovasi.

Kemendagri merilis index daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota tahun 2020 dengan kategori sangat inovatif, inovatif, kurang inovatif dan tidak dapat dinilai. Kabupaten Gorontalo masuk peringkat 254 dengan skor indeks 53, masuk kategori daerah tidak inovatif.

Sementara Bone Bolango peringkat 244 dengan skor indeks 59, kategori daerah kurang inovatif. Pohuwato peringkat 298 dengan skor indeks 34, kategori daerah kurang inovatif. Gorontalo Utara peringkat 339 dengan skor indeks 3, kategori kurang inovatif. Boalemo peringkat 361 dengan skor indeks 0, kategori tidak dapat dinilai. Kota Gorontalo sendiri peringkat 50 dari 91 kota di Indonesia dengan kategori inovatif.

SOROTAN PARLEMEN.

Melansir Kontras.id, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru Merasa Prihatin atas hasil penilaian Kementrian Dalam Negeri terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai kurang inovatif,Hal ini disampaikan nya Kepada awak Media pada Jumat 18/06/2021.

Menurut Roman, Dalam kondisi Pandemi Covid-19 seperti saat ini Seharusnya Menjadi Timing dan momentum bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (ODD) untuk berinovasi mengembangkan postensi yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Disaat Covid-19 seperti ini seharusnya peluang buat kita untuk berinovasi, banyak yang ada di daerah ini untuk bisa dikembangkan. Tapi itu kembali kepemerintah daerah atau OPD, mau ngga mengembangkan,” kata Roman, Jumat 18/06/2021.

“Dengan predikat kurang inovatif dari Kementrian Dalam Negeri saya merasa prihatin. Dengan kondisi Covid-19 seperti ini kita jangan hanya duduk diam, menunggu musibah ini kapan berakhir,” sambung Roman.

Roman menuturkan, inilah waktunya bagi Bupati Gorontalo untuk menilai sudah sejauh mana kinerja OPD yang ada. Megingat predikat kurang inovatif yang diraih oleh daerah ini membuat DPRD merasa sedih.

“Semua kita kembali kepada Bupati Gorontalo, apakah mempertahankan kondisi saat ini atau melakukan perubahan,” tandas Aleg Nasdem ini.

Sorotan Keprihatinan Anggota Parlemen Kabupaten Gorontalo ini Tentu saja Mewakili Keprihatinan Warga Kabgor pada Umumnya,dimana Kabupaten Gorontalo adalah Daerah Yang sangat Subur dan Paling Luas wilayahnya di Provinsi Gorontalo.

WALAU DI PIMPIN PROFESOR ?

Walau diPimpin seorang Profesor dan Mantan Rektor sebagai Bupatinya, Kabupaten Gorontalo Tetap Saja Anjlok dalam Hal Inovasi,Hal ini Menunjukan Bahwa tidak ada Jaminan Gelar Seseorang Dalam pencapaian Inovasi, Inovasi Sebuah Daerah Menjadi Salah satu Indikator Pembangunan dan Kondisi Rakyatnya.

berikut daftar pemerintah daerah dengan kategori kurang inovatif dan disclaimer hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2020.

Provinsi dengan Skor Indeks Inovasi Terendah (Kurang Inovatif)
1. Provinsi Nusa Tenggara Barat
2. Provinsi Kalimantan Barat
3. Provinsi Maluku
4, Provinsi Kalimantan Timur
5. Provinsi Gorontalo

Kabupaten dengan kategori Tidak Dapat Dinilai (Disclaimer)
1. Kabupaten Boalemo
2. Kabupaten Boven Digoel
3. Kabupaten Buru
4. Kabupaten Buton Tengah
5. Kabupaten Buton Utara
6. Kabupaten Deiyai
7. Kabupaten Dogiyai
8. Kabupaten Fakfak
9. Kabupaten Halmahera Barat
10. Kabupaten Halmahera Tengah
11. Kabupaten Halmahera Timur
12. Kabupaten Intan Jaya
13. Kabupaten Kaimana
14. Kabupaten Kapuas Hulu
15. Kabupaten Kepulauan Aru
16. Kabupaten Kepulauan Yapen
17. Kabupaten Lanny Jaya
18. Kabupaten Mahakam Ulu
19. Kabupaten Malaka
20. Kabupaten Mamberamo Raya
21. Kabupaten Manggarai
22. Kabupaten Manggarai Barat
23. Kabupaten Manggarai Timur
24. Kabupaten Manokwari Selatan
25. Kabupaten Mappi
26. Kabupaten Maybrat
27. Kabupaten Memberamo Tengah
28. Kabupaten Morowali
29. Kabupaten Nduga
30. Kabupaten Ngada
31. Kabupaten Nias Utara
32. Kabupaten Paniai
33. Kabupaten Pasangkayu
34. Kabupaten Pegunungan Arfak
35. Kabupaten Polewali Mandar
36. Kabupaten Pulau Taliabu
37. Kabupaten Puncak
38. Kabupaten Puncak Jaya
39. Kabupaten Raja Ampat
40. Kabupaten Rokan Hilir
41. Kabupaten Sabu Raijua
42. Kabupaten Sarmi
43. Kabupaten Seram Bagian Timur
44. Kabupaten Sorong
45. Kabupaten Sorong Selatan
46. Kabupaten Supiori
47. Kabupaten Tambrauw
48. Kabupaten Tana Toraja
49. Kabupaten Teluk Bintuni
50. Kabupaten Teluk Wondama
51. Kabupaten Timor Tengah Utara
52. Kabupaten Tolikara
53. Kabupaten Waropen
54. Kabupaten Yahukimo
55. Kabupaten Yalimo

Kota dengan kategori Tidak Dapat Dinilai (Disclaimer)
1. Kota Sorong
2. Kota Gunungsitoli
3. Kota Subulussalam.

Contact Us